lir-ilir’ lir-ilir,
Tandure wis sumilir,
Tak ijo royo-royo,
Tak sengguh temanten anyar,
Cah angon-cah angon,
Penekno blimbing kuwi,
Lunyu-lunyu penekno,
Kanggo mbasuh dodotiro,
Dodotiro-dodotiro,
Kumitir bedah ing pinggir,
Dondomono jlumatono,
Kanggo sebo mengko sore,
Mumpung padang rembulane,
Mumpung jembar kalangane,
Yo surako……
Surak hiyooo…
Maksud:
Bangkitlah dari tidurmu, bangkitlah dari tidurmu
Tanamannya telah bersemi
Serba hijau yang menyejukkan dan mendamaikan
Indah bagaikan melihat kepada pasangan pengantin baru
Wahai anak gembala, wahai anak gembala
Panjatlah pokok belimbing itu
Biarpun licin, tetaplah memanjatnya
Untuk membasuh pakaianmu
Pakaian mu itu, pakaian mu itu
Telah rosak dan robek ditepinya
Jahitlah perbaikilah
Untuk bekalan petang nanti
Selagi bulan purnama masih terang
Selagi masih berkelapangan waktu
Marilah bersorak sorak hiyo (Berserahlah dengan rasa gembira dan bersyukur)
Karya asal: Sunan
kalijaga
Sumber : Qasidah
Cinta Rasul
Qasidah-Qasidah Pilihan Vol. 10
